Hot Issue: Pintu Masuk Dokter Asing !

Masalah dokter asing sudah jelas diatur dalam PMK No. 317 tahun 2010 Tentang Pendayagunaan Tenaga Kesehatan WNA dan diperbaharui dengan PMK No. 67 tahun 2013. Konsil Kedokteran Indonesia pun telah mengeluarkan Perkonsil No.14 tahun 2013 tentang Adaptasi Dokter dan Dokter Gigi WNA dan Perkonsil    No. 17 tahun 2013 tentang Registrasi Sementara dan Registrasi Bersyarat Bagi Dokter dan Dokter Gigi WNA.

Nampaknya pertahanan ini sedang digoyang, dengan alasan untuk mendukung Universal Health Coverage dalam era JKN dan Health Tourism, KADIN (Kamar Dagang dan Industri) lewat surat tanggal 28 Februari 2014 mengusulkan kepada Presiden SBY tentang Industri Kesehatan melalui enam kebijakan pemerintah, salah satunya adalah dibukanya akses masuk dokter spesialis asing. Tak berhenti di kepresidenan, surat berlanjut ke Menko Kesra dan dibahas di Kemenkes melalui Rapat  hari ini (Rabu, 28 Mei 2014).

Rapat yang dipimpin Sekjen Kemenkes ini tidak hanya mengundang internal Kemenkes tapi juga mengundang Kadin (tentunya) dan Ketua PB IDI. Sayangnya permasalahan ini mungkin tidak terlalu penting dibandingkan Tes Kesehatan Capres hingga Ketua PB IDI cukup mewakilkan pada pengurus lainnya padahal gosipnya, beberapa saat sebelum jadwal rapat yang telah ditentukan Tim Kadin mengadakan rapat pendahuluan dengan Kemenkes.

Ada apa sebenarnya, skenario apalagi untuk menyerang dokter Indonesia setelah upaya mendiskreditkan dokter mendapat perlawanan ?

Apakah masalahnya terlalu sederhana, bukan hal krusial sehingga profesi tidak perlu kuatir ?

Mau dibawa kemana dokter Indonesia ?
Mau dibawa kemana sektor kesehatan Indonesia ?

Ketahanan suatu bangsa akan ditentukan oleh kemandirian & integritas bangsa dalam 4 sektor : Pertahanan, Hukum, Kesehatan dan Pendidikan. Bila diantara keempatnya sudah goyah maka bersiaplah bangsa ini hanya menjadi milik komoditas asing.

Dr Agung Sapta Adi SpAn

Usulan Kadin
Usulan Kadin (1)
Usulan Kadin (2)
Usulan Kadin (2)

Topik Terkait