Membedah DOKTER LAYANAN PRIMER

(Rencana Strategis Program Dokter Spesialis Layanan Primer (Sp.LP) )

Diluar dari kontroversi perihal setuju atau tidak setujunya sebagian besar dokter yang saat ini secara de facto bekerja dilayanan primer terhadap keberadaan dokter layanan primer ,ada beberapa hal yang perlu dicermati.

Yang pertama adalah bahwa jelas muktamar IDI mengamanatkan untuk MENOLAK keberadaan dokter layanan primer. Berdasarkan konstitusi IDI, amanat Muktamar wajib dilaksanakan .
Jika PB IDI tidak melaksanakan amanat muktamar terasa ada sesuatu yang baunya ada tetapi fisik tidak kelihatan. Lebih jelasnya ada sesuatu yang janggal.

Yang kita sorot adalah soal keengganan Organisasi Profesi Tertinggi Dokter Indonesia melaksanakan amanat konstitusi organisasi.

Sidang pleno yang diperluas jelas tidak bisa menggantikan peranan muktamar.
Ini menimbulkan kekacauan hirarki peraturan yang justru dibenarkan dan dilaksanakan oleh organisasi.

Kajian mengenai pembentukan organisasipun harusnya dilakukan oleh MPPK. Tidak nampak juga rekomendasi dan kajian dari MPPK dalam hal ini.

Jika tidak mampu melaksanakan amanat konstitusi sendiri, harusnya PB IDI mengembalikan hal ini kepada pemegang amanat dengan mengadakan Muktamar Luar Biasa.

Raja dalam organisasi adalah konstitusi dalam hal ini adalah AD ART.

Kita tunggu penjelasan dari PB IDI.

15 Mei 2016

Patrianef Darwis
Dokter Spesialis Bedah
Subspesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular( Konsultan)

Topik Terkait